Cara Menggugurkan Kandungan 2 Bulan Tanpa Ribet

cara menggugurkan kandungan 2 bulan

Cara menggugurkan kandungan 2 bulan itu relatif lebih mudah. Dan beberapa prosedur bisa dijadikan pilihan. Tinggal mau yang mana sesuai dengan kondisi.

Namun, memang harus dipahami juga mana yang paling aman. Tidak semua cara itu aman. Ini tergantung pada banyak faktor, misalnya saja kondisi badan, riwayat kesehatan, dan lain sebagainya.

Meskipun demikian, cara menggugurkan kandungan 2 bulan itu banyak terjadi. Tidak hanya mereka yang sengaja melakukannya. Banyak juga yang mengalami keguguran tidak disengaja. Dan itu terjadi saat kehamilan memasukini usia 2 bulan.

Kenapa Saat Kehamilan 2 Bulan?

Dalam kehamilan, fasenya dibagi menjadi tiga. Yang pertama trimester pertama. Ini berawal dari pertama kali kehamilan hingga usia 3 bulan. Yang kedua, trimester kedua, yaitu bulan ke 4-6. Yang terakhir adalah trimester ketiga. Ini di bulan 7-9.

Di trimester pertama, janin belum berkembang sempurna. Bahkan, terkadang belum ada tanda-tanda bayi bisa menendang walaupun usianya sudah mencapai 3 bulan. Apalagi saat usianya baru 2 bulan.

Kenapa demikian? Karena janin di usia 2 bulan belum berkembang utuh, maka janin mudah sekali keguguran. Sedikit mengalami kontraksi pada rahim bisa menyebabkan kegguran.

Itulah mengapa para ahli medis selalu mengingatkan kepada para wanita hamil muda. Saat sedang hamil muda, makanan yang dikonsumsi harus dijaga. Begitu juga dengan kegiatan fisik. Salah memilih makanan bisa menyebabkan keguguran. Namun, ada juga yang ini dijadikan sebagai cara menggugurkan kandungan 2 bulan.

Pilihan Cara Menggugurkan Janin 2 Bulan

Lalu, bagaimana cara menggugurkan kandungan usia 2 bulan? Ada beberapa cara yang bisa dipilih.

1. Minta Bantuan Medis

Cara yang pertama ini sudah lazim dilakukan di negara-negara maju. Terutama di negara yang memang melegalkan proses aborsi.

Di beberapa negara, aborsi diperbolehkan asalkan ada beberapa faktor pemicunya. Misalnya saja jika kehamilan dilanjutkan, maka ada hal berbahaya yang bisa terjadi pada sang ibu. Atau mungkin bayi di dalam kandungan kondisinya kurang bagus. Dokter mendiagnosis jika bayi akan mengalami masalah atau lahir cacat. Karena pertimbangan tersebut, aborsi diperbolehkan.

Namun, itupun harus dilakukan dengan bantuan medis. Ada beberapa metode yang dilakukan. Metode dipilih tergantung pada usia bayi. Jika masih dalam usia 2 bulan atau ke bawah, biasanya akan dilakukan proses vakum atau penyedotan.

2. Menggunakan Makanan Penggugur Kandungan

Sebenarnya, ada juga makanan yang bisa menggugurkan kandungan. Bahkan, ini sering disebut dengan cara alami menggugurkan kandungan.

Makanan sudah sangat ampuh. Apalagi jika janin baru berusia 2 bulan. Seperti penjelasan di atas, janin usia 2 bulan masih sangat rentan. Ketika seorang ibu mengkonsumsi makanana yang menyebabkan kontraksi, maka akan terjadi persalinan dini. Inilah yang disebut dengan keguguran.

Adapun makanan yang sering digunakan adalah buah nanas. Buah ini mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Ini yang menyebabkan bayi keguguran. Selain nanas, ada juga makanan penggugur kandungan lainnya, seperti tebu, pepaya yang belum begitu masak, dan juga durian.

3. Minum Obat

Yang paling sering digunakan adalah obat aborsi. Apalagi sekarang pilihannya bermacam-macam.

Namun, tidak diperkenankan untuk asal menggunakan saja. Obat yang dipilih harus benar-benar efektif untuk menggugurkan kandungan. Karena jika tidak, bukan janin yang keguguran. Sang wanita hamil yang mendapatkan efek samping.

Efek samping yang paling sering terjadi pendarahan. Mungkin janin berhasil digugurkan. Namun, sang ibu juga meninggal karena pendarahan yang terus menerus.

Ada juga yang gagal melakukan pengguguran. Hingga akhirnya bayi tetap berkembang dan lahir dalam kondisi cacat. Ini diakibatkan penggunaan obat yang kurang tepat. Atau bisa juga obat yang digunakan bukan obat aborsi yang bagus.

Itulah beberapa cara menggugurkan kandungan 2 bulan yang bisa dipilih. Namun, sebelum melakukan pengguguran kandungan, ada baiknya untuk berpikir ulang. Pikirkan Kembali konsekuensi yang bakal terjadi. Jadi, ada pertimbangan yang harus digunakan secara matang. Jadi, tidak ada penyeselan di kemudian hari.

 




Leave a Reply

Your email address will not be published.


Comment


Name

Email

Url