Pahami Makna Aborsi dan Mitosnya Agar Tidak Tersesat

  • slide
  • slide

Sangat disayangkan sekali karena sekarang ini ada banyak sekali mitos tentang aborsi yang makin hari makin berkembang saja. Dimana aborsi yang dilakuan dengan cara memakai obat dari toko yang jual obat aborsi ataupun dengan cara lainnya, hal ini bisa mengakibatkan terjadinya trauma dan menyebabkan terjadinya depresi psikologi yang berkepanjangan, itu sebenarnya hanyalah sebuah mitos semata.

Karena yang benar adalah bahwa fakta dari tindakan aborsi ini biasanya depresi dan trauma yang dilakukan sesudah aborsi ini sudah diajukan sebagai salah satu cara kenapa aborsi ditolak oleh para kelompok anti aborsi yang ada di Amerika Serikat dari tahun 1980 an. Namun, meskipun begitu, para peneliti belum pernah menemukan bukti bahwa wanita yang telah melakukan aborsi tersebut kemudian merasa trauma atau bahkan depresi / post abortion syndrome setelah melakukan aborsi.

Ada lagi yang menyatakan bahwa dibandingkan aborsi, akan lebih baik bila wanita memakai kontrasepsi. Ini adalah mitos. Karena faktanya adalah tidak ada satu pun alat kontrasepsi yang memberi jaminan hingga 100% bisa berhasil. Bahkan ada sejumlah 54 persen dari wanita yang lebih memilih untuk aborsi untuk mencegah kehamilan. Di samping itu, penyebab wanita hamil bisa berbeda – beda, bisa saja karena pemerkosaan yang kemudian hamil. Sehingga, hal ini tidak bisa hanya dicegah melalui kontrasepsi.

Itu tadi adalah sedikit ulasan dari mitos dan fakta dari praktek aborsi yang dilakukan lewat obat dari toko yang jual obat aborsi ataupun dengan metode yang lainnya. Yang pasti, sampai saat ini, tindakan aborsi ini masih diperdebatkan dan masih menjadi sebuah kontroversi. Terlepas dari info yang telah disebutkan dia tas, praktik dari aborsi ini kembali lagi dari pemahaman masing – masing yang melkaukan hal tersebut.

Sementara itu, makna dari aborsi itu sendiri merupakan salah satu proses dari medis dimana untuk mengakhiri usia janin yang dikandung oleh seorang wanita menggunakan kuret atau bahkan menggunakan alat peluntur untuk melunturkan kandungan. Jadi, aborsi ini berkaitan dengan abortus. Selanjutnya untuk pengertian lebih dalam lagi, makna aborsi ini dalam dunia medis terbagi atas 3 macam, yaitu aborsi alami, sengaja, dan juga aborsi medis.

Aborsi spontan ini merupakan sebuah tindakan aborsi yang terjadi begitu saja, karena jeleknya kualitas dari sel sperma dan juga sel telur. Sementara untuk aborsi sengaja ini terjadi saat kehamilan diakhiri di usia kandungan selama 28 minggu sebagai akibat tindakan yang memang disengaja oleh para calon ibu itu sendiri dan kadang pula dibantu oleh pelaksana aborsi dengan menggunakan obat dari toko yang jual obat aborsi.

Ada pula aborsi medis, dimana penggugurannya ini dilakukan karena indikasi medic. Yaitu seorang ibu tersebut memiliki riwayat tekanan darah tinggi yang menahun dan mengalami penyakit jantung yang sangat parah, sehingga hal ini dibutuhkan aborsi supaya tidak membahayakan nyawa si calon ibu dan janinnya.

Nah, itulah sedikit hal tentang proses aborsi. Jadi, entah itu menggunakan obat – obatan dari toko yang jual obat aborsi, ataupun dengan cara lainnya,  Anda harus benar – benar memahami tentang mitos dan faktanya lebih dulu. Sehingga, Anda bisa mengambil kesimpulan atas tindakan aborsi yang akan Anda lakukan tersebut. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari hal – hal yang membahayakan karena praktek dari aborsi yang salah itu sendiri.