Jual Obat Aborsi Penggugur Kandungan di Bandung

  • slide
  • slide

Tidak sulit lagi untuk mencari orang yang jual obat aborsi penggugur kandungan di Bandung. Apalagi sekarang ini semakin banyak orang yang mencari obat semacam itu.

Dulu, ada stigma buruk jika seorang wanita menggunakan obat penggugur kandungan. Mereka dianggap wanita nakal. Mereka hamil di luar nikah.
Masihkan relevan stigma tersebut di zaman sekarang ini? Faktanya, bukan hanya karena kehamilan di luar nikah saja yang menjadi alasan seorang wanita menggugurkan
kandungan. Ada juga yang disebabkan kondisi yang tidak memungkinkan saat hamil. Setelah dilakukan observasi, mengandung ternyata bisa membahayakan kondisi seorang wanita. Pada kondisi semacam ini, dokter pun akan menyarankan untuk menggugurkan kandungan.

Dan masih banyak lagi alasan lainnya. Yang pasti, tidak semua wanita yang menggugurkan kandungan karena kehamilan di luar nikah. Itu yang harus menjadi catatan.

Macam-Macam Cara Menggugurkan Kandungan

Sebenarnya, bukan hanya dengan mengkonsumsi obat aborsi saja seorang wanita bisa menggugurkan kandungan. Bisa saja mereka menggunakan cara yang lain.

1.Induksi

Apakah Anda tahu apa itu induksi? Sebenarnya, ini adalah proses “memaksa” bayi di dalam rahim keluar. Biasanya, ini dilakukan ketika sudah masanya bayi harus dilahirkan. Ketuban sudah hampir habis sementara vagina belum melakukan pembukaan. Akibatnya, bayi tidak bisa keluar.

Karena kondisi semacam itu, bidan atau dokter kandungan biasanya akan memberikan obat induksi. Dengan pemberian obat induksi, akan muncul rasa kram pada perut. Hal tersebut memaksa bayi untuk lahir.

Akan tetapi, proses yang sama ini juga digunakan untuk menggugurkan kandungan. Ini biasanya dipilih wanita hamil yang khawatir menggugurkan kandungan dengan cara mengkonsumsi obat aborsi penggugur kandungan.

2.D&E

D&E ini singkatan dari dilatation and evacuation. Ini merupakan proses menggugurkan bayi yang ada di dalam kandungan dengan cara mengambil bayi yang ada di dalam kandungan. Masyarakat umum menyebutkan dengan istilah kuret.

Akan tetapi, banyak wanita yang menolak untuk diterapkan cara ini karena mereka merasakan rasa sakit yang luar biasa. Bayangkan saja vagina akan dibuka dengan menggukan alat. Lalu, digunakan pula vakum untuk mengelurkan bayi dari vagina.

Sebenarnya, rasa sakit tersebut bisa dikurangi. Karena dokter juga memberikan obat untuk pengurang rasa sakit.

3.Pil Aborsi

Selain pil yang dikonsumsi, ada lho pil yang dimasukkan melalui vagina. Tujuannya sama dengan pil oral, yaitu membuat rahim melakukan kontraksi sehingga bayi bisa keluar.

Setiap cara tersebut memiliki risiko masing-masing. Dan biayanya pun berbeda-beda. Namun, yang jelas cara yang paling murah adalah mengkonsumsi obat penggugur kandungan. Apalagi sekarang tidak sulit untuk mencari orang yang jual obat aborsi penggugur kandungan di Bandung.
Yang perlu dilakukan adalah memastikan bahwa obat tersebut aman. Itu saja.

Pertimbangan Saat Memilih Obat Penggugur Kandungan
Setelah tahu ada banyak sekali yang bisa dipilih untuk menggugurkan kandungan, kebanyakan orang justru bingung mana yang sebaiknya dipilih. Apakah operasi? Atau minum obat saja?

Ada dua pertimbangan penting yang sebaiknya digunakan sebelum memilih cara menggugurkan kandungan. Yang pertama adalah biaya. Jelas sekali jika menggunakan tenaga medis, biaya yang harus dikeluarkan sangat banyak. Ini sering menjadi alasan mengapa banyak orang yang tidak mau menggugurkan kandungan dengan dokter.
Pertimbangan yang kedua adalah efektifitas. Mengapa harus dengan dokter? Beberapa wanita hamil dalam kondisi kesehatan yang sangat lemah. Pada kondisi semacam ini, sebaiknya pengguguran dilakukan dengan bantuan tenaga medis profesional. Akan tetapi, jika tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan, sebenarnya menggunakan obat aborsi penggugur kandungan saja sudah cukup.

Terlepas dari hal tersebut, tetap saja setiap orang bebas memilih sendiri. Kembali lagi pada keyakinan mereka masing-masing, mana yang mereka yakini sebagai cara yang terbaik. Yang pasti, mereka sudah tahu apa saja cara menggugurkan kandungan. Mereka juga menggunakan berbagai pertimbangan sebelum membuat keputusan.
Memang ada berita negatif mengenai obat aborsi. Ada yang bilang obat aborsi itu memberikan efek buruk bagi pengguna. Benarkah demikian?

Ini tidak lagi adalah generalisasi. Sama saja dengan obat lainnya. Ada obat batuk berbagai merk. Ada obat batuk yang bikin kantuk. Kantuk inilah efek sampingnya. Ada juga obat batuk yang tidak bikin kantuk.

Begitu juga dengan obat aborsi. Ada obat aborsi yang menimbulkan efek samping yang buruk. Ada juga yang tidak. Sayangnya, lebih banyak orang yang mendengar berita tentang efek samping obat aborsi.

Seharusnya masyarakat obyektif dalam menilai. Katakan saja ada obat aborsi yang menimbulkan efek samping. Namun, tidak semua obat aborsi menimbulkan efek samping. Ada yang aman untuk digunakan.

Aborsi Bisa Bikin Mandul?

Ada juga yang mengatakan mengkonsumsi obat aborsi menyebabkan kemandulan. Benarkah demikian?
Ini sudah dibantah oleh ahli medis. Mereka tidak menemukan fakta yang menunjukkan bahwa obat aborsi menyebabkan kemandulan. Obat tersebut hanya untuk meluruhkan bayi sehingga terjadi keguguran.

Jadi, aborsi yang katanya bisa bikin mandul itu hanya motis. Namun, kenapa mitos tersebut diterima oleh masyarakat?

Hal ini disebabkan mitos tersebut dibarengi dengan penjelasan. Penjelasannya cukup masuk akal sehingga banyak orang yang percaya.
Ada yang menjelaskan bahwa obat aborsi tidak hanya menggugurkan kandungan. Pada saat yang sama, ada kandungan di dalam obat aborsi tersebut yang tertinggal di dalam rahim sehingga merusak struktur jaringan di dalam rahim. Hal tersebutlah yang membuat muncul mitos bahwa obat aborsi penggugur kandungan itu bisa menyebabkan mandul.

Penjelasan yang sangat masuk akal, bukan?

Kemungkinan tersebut memang bisa saja benar. Akan tetapi, para ahli medis mengatakan hal tersebut tidak 100% pasti terjadi. Apalagi jika obat aborsi yang digunakan benar-benar aman. Kandungannya aman. Kandungan di dalam obat tersebut hanya membuat efek kontraksi atau kram pada perut sehingga bayi mengalami keguguran. Efek samping berupa kemandulan jelas tidak akan terjadi.

Sebenarnya, banyak juga mitos mengenai obat aborsi lainnya. Dan mitos tersebut yang membuat orang ragu-ragu ketika ingin membeli obat tersebut. Padahal, jika tahu masalah medis, tidak ada bedanya antara obat aborsi dengan obat induksi. Intinya sama. Membuat efek kontraksi sehingga bayi mengalami keguguran.

Tidak bisa dipungkiri ada obat yang bahaya. Itu pasti ada. Oleh sebab itu, selektif dalam memilih. Lihat bagaimana orang yang pernah menggunakan. Mintalah pendapat dari mereka. Biasanya, mereka akan dengan senang hati memberikan rekomendasi jika mereka berhasil melakukan pengguguran bayi dengan obat yang aman.
Akan lebih baik jika berkonsulitas dengan ahlinya langsung. Menghubungi orang yang jual obat aborsi penggugur kandungan di Bandung dan konsultasikan langsung. Ada penjelasan mengenai cara penggunaan sehingga tidak ada efek samping yang akan terjadi. Cara penggunaan yang tepat akan membuat obat aborsi aman untuk digunakna. Itu sebenarnya kunci utamanya.